Iklan

Pemanfaatan Limbah Konstruksi Bambu dalam Penambalan Jalan Berlubang || GeoTechnical Environment Research

Posted by Sutami Suparmin Tuesday, December 20, 2016 0 comments
This article is under the copyright to Sutami Suparmin as original article.

Pemanfaatan Limbah Konstruksi dalam Penambalan Jalan Berlubang dengan Menggunakan Sistem Micro Pile, GeoTechnical Environment Research, Environmental Engineering Department, Hasanuddin University.

Bambu adalah tanaman yang sangat mudah ditemukan di Indonesia dan negara lainnya di benua Asia. Bambu tergolong ke dalam tanaman rumput raksasa (Giant Grass). Tanaman bambu adalah jenis tanaman yang hidup berumpun dalam suatu habitat pada ketinggian kurang lebih 300 mdpl, siklus hidupnya bermula dari rebung atau tunas muda bambu, batang muda dan akan menjadi batang bambu dewasa dalam waktu 3-4 tahun

Pemanfaatan bambu di Indonesia sangat beragam dan hampir semua bagian dari bambu dapat dimanfaatkan oleh manusia mulai dari pemanfaatan pangan yaitu rebung dari bambu dapat dijadikan masakan sayur rebung yang enak dan bergizi tinggi. Selain pangan, batang bambu juga banyak digunakan dalam industri perabot rumah tangga dikarenakan sifat batangnya yang lentur, ringan dan kuat. Oleh karena sifat batangnya yang kuat maka bambu sering digunakan sebagai alat bantu penahan beton pada konstruksi bertingkat.

Penggunaan bambu dalam pembuatan konstruksi dinilai sangat efisien dan murah. Hal ini dikarenakan tanaman bambu mudah didapat di Indonesia dengan kecepatan pertumbuhan yang tinggi. Bukan hanya itu, di Indonesia, penggunaan logam sebagai alat penopang konstruksi masih sangat jarang di Indonesia dikarenakan biaya logam yang mahal pada negara berkembang.

Dibalik kelebihan dari pemanfaatan bambu sebagai alat pembantu konstruksi, terdapat kekurangan yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Sisa-sisa bahan dan alat konstruksi seperti bahan semen, paku-paku yang berserakan, kayu, seng, dan bambu akan dapat mencemarkan lingkungan dan menyebabkan bahaya pada makhluk hidup yang ada di sekitar konstruksi tersebut jika tidak di manage dengan baik.

Berangkat dari permasalahan tersebut, terpikir sebuah ide untuk mengubah limbah hasil limbah konstruksi ini untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pengeras dasar tanah pada jalanan rusak dan berlubang dengan tipe tanah clay atau lempung. Tanah dengan tipe clay atau lempung ini adalah tanah yang memiliki kekuatan penahanan beban yang sangat rendah atau buruk karena tanah tipe clay memiliki sifat compresibility yang sangat tinggi.

Dalam struktur lapisan tanah pada jalanan tersusun atas beberapa tipe lapisan dan karakteristik yang berbeda tergantung pada lokasi geografisnya. Kerusakan suatu jalanan biasanya disebabkan karena rendahnya kualitas dari bahan pembuatan jalan tersebut seperti aspal dengan kualitas rendah, kesalahan atau cacat saat pengerjaan, kerusakan akibat over weight pada kendaraan yang melintas, kerusakan dikarenakan gejala alam (gempa, banjir, dll) dan penyebab yang sering kita jumpai adalah struktur base dan subbase yang tidak dapat memberikan kekuatan akibat lemahnya daya topang tanah di bawahnya.

Akibat dari kerusakan ini, kita sering melihat kerusakan pada jalanan terkhusus pada jalanan beraspal yang memiliki lubang-lubang akibat beberapa penyebab di atas. Lubang ini bisa diperbaiki dengan menambal dengan beberapa macam bahan namun akan tetap berlubang kembali setelah beberapa waktu. Ini dikarenakan struktur tanah yang memang tidak bisa menahan beban kendaraan.

Peran bambu dalam memperbaiki jalan ini merupakan sebuah ide yang terlintas di pikiran penulis saat sedang menjalani kuliah Geo Teknik Lingkungan pada semester 3. Tanaman bambu dapat dijadikan sebagai mikro pile atau tiang-tiang kecil. Bagaimana prosesnya? check it out...


1. Proses Loading dan Salinasi limbah bambu

Bambu-bambu limbah hasil konstruksi terlebih dahulu harus dikumpulkan dan dimuat menuju tempat salinasi yang terdapat pada pesisir atau pantai. Pada proses ini, terlebih dahulu harus dilakukan pembersihan batang bambu terhadap paku atau bahan lain yang dapat mengganggu proses salinasi bambu. Setelah bersih maka selanjutnya merendam bambu ke dalam air asin di pesisir selama kurang lebih dua atau tiga minggu agar hasilnya maksimal. Jika jarak loading bambu terlalu jauh, maka kita dapat membuat sebuah perendaman khusus seperti gambar di bawah ini.
Hasil gambar untuk perendaman bambu di air
Sumber : www.bambuy.blogspot.com


Proses perendaman ini bertujuan untuk memberikan proteksi terhadap batang bambu yang akan dijadikan pile dengan meningkatkan kadar garam di bambu tersebut. Dengan meningkatnya kadar garam maka mikro organisme pengurai bambu dan rayap akan susah untuk memakan batang bambu sehingga bambu memiliki ketahanan saat digunakan.


2. Survei dan Pembongkaran Lubang pada Jalan

Pada proses kedua yaitu menyurvei sebuah jalan yang akan ditambal. Survei ini dilakukan untuk melakukan pengukuran terhadap luas jalan yang akan ditambal, waktu pengerjaan jalan yang baik dan untuk mengetahui level atau kedalaman jalan yang akan di tanamkan micro pile dari bambu. Setelah disalinasi dan dikeringkan, maka ujung bambu akan diberikan sebuah cap yang terbuat dari logam ataupun kayu dengan kekuatan tinggi dan cap tersebut diruncingkan. Cap ini bertujuan agar dapat mempercepat pemancangan bambu ke dalam tanah.
Proses selanjutnya adalah pembongkaran atau pemotongan bagian jalan (aspal) yang rusak dengan membentuk segi empat atau lingkaran. Setelah proses ini dilakukan, maka aspal pada tanah akan di hilangkan sehingga yang tersisa adalah tanah pada jalan yang akan ditambal.

Hasil gambar untuk lubang pada jalan aspal
Lubang Pada Jalan
Sumber : www.motormobil,net
3. Pemancangan Bambu dengan Alat Pancang Khusus

Penanaman atau pemancangan bambu ke dalam tanah adalah proses yang sangat penting, proses ini bertujuan untuk mencari sebarapa jauh struktur keras dari tanah yang akan dipancang dan berapa panjang bambu yang akan ditanam ke dalam tanah. Alat yang digunakan berupa alat pancang khusus dibuat untuk bambu atau dengan pengerjaan manual (manusia) jika struktur tanah keras tidak terlalu dalam.
Tujuan utama dari proses ini adalah memberikan tulang penopang tempelan jalan pada permukaan jalan pada tanah yang lembek agar tidak turun jika dilalui oleh kendaraan berat.
Setelah proses pemancangan selesai, maka proses selanjutnya adalah meratakan permukaan bambu dan memperkirakan tinggi lapisan tambalan yang akan diberikan di atas pile.

4. Pemberian Cover Barrier dan Penambalan Lubang Jalan

Proses ini adalah proses terakhir, cover barrier yang ditambahkan bertujuan untuk memberikan pelapisan kepada bambu dan aspal atau beton penambal juga memberikan ketahanan agar beban tersebar merata pada permukaan bambu. Cover Barrier ini bisa saja dari beton pratekan atau plat baja yang diletakkan diatas pile. Setelah peletakan dan benar-benar rata (diukur dengan waterpass), maka proses final adalah menutup cover barrier dengan aspal atau beton, pemilihan materialnya harus tepat dikarenakan setiap bahan memiliki daya kohesi dan adhesi yang berbeda sehingga mempengaruhi kualitas hasil tambalan pada jalan. Jalan yang ditambal tidak boleh lebih tinggi atau malah lebih rendah pada permukaan jalan sehingga membuat pengendara nyaman dalam melalui jalan tersebut.

Demikian artikel ini. Terimakasih

Peran Penting PT. Semen Tonasa dalam Membangun Infrastruktur dan Suprastruktur di Sulawesi selatan

Posted by Sutami Suparmin Sunday, October 30, 2016 0 comments
Hi, sekarang saya mau mencoba ngeshare karya tulis ilmiah yang berjudul "Peran Penting PT. Semen Tonasa dalam Membangun Infrastruktur dan Suprastruktur di Sulawesi selatan "

Mau tahu? silahkan download artikel dibawah >>>>



Hasil gambar untuk tonasa

KLIK LINK UNTUK DOWNLOAD

Kalian Mahasiswa atau Maha Haus A+??

Posted by Sutami Suparmin Friday, September 9, 2016 1 comments
Hi sobat pembaca, selamat datang di blog gua. Kali ini gua akan mencoba berbagi dan bertukar pikiran tentang kehidupan gua sekarang ini sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Sulawesi selatan.

Nah, mungkin sobat pembaca ada yang sekarang ini menjadi mahasiswa atau bahkan sudah bukan mahasiswa lagi. Disini gua akan membahas dan sedikit berbagi tentang kehidupan kampus gua, juga secerca pengalaman peribadi selama menjadi mahasiswa semester awal.

Banyak yang sering mempersoalkan tentang kata tambahan yang ada didepan kata "siswa" itu yaitu kata "maha" yang katanya sih berbeda dengan keadaan sebelumnya. Jadi jika dulunya kalian adalah siswa, dan sekarang sudah jadi mahasiswa....katanya segalanya juga harus maha, termasuk tugasnya 😅, tapi yah okelah....semoga yang baik-baiknya aja yang di maha-in yah, jangan yang lain hehe..
Tapi tau gak sih gua sebenarnya enggak terlalu setuju dg kata mahasiswa itu, menurut pribadi gua, kata maha itu adalah puncak dan tdk ada yang diatasnya lagi bagi tingkat penalaran manusia, nah manusia itu punya batas, apalagi siswa yah...jadi memang cocoknya sih kata maha itu untuk yang paling sempurna aja, Allah Swt.
Dan juga, di luar negeri, kata "student" tetap digunakan kok, walau udah jadi mahasiswa. Malah kadang kita melihat kebobrokan sikap siswa yang menggunakan kata maha didepan media bahkan jika melihat mereka secara langsung. Walaupun dikembalikan seperti tadi yah, siswa itu gak ada yg sempurna kok eaaaa

Nah sebenarnya gua mau bahas sisi lain dari beberapa karakter mahasiswa yang ada di Indonesia nih guys apalagi mahasiswa di kampus gua, dari bebrapa pengamatan gua nih sekaligus curhatan pribadi wkwk

Dari berbagai karakter yang ada, ada beberapa karakter yang muncul dan sangat berkembang diantaranya karakter agamawan dan organisatif, yup inilah calon calon pemimpin yang belajar memimpin diri mereka dg ber-organisasi atau berkumpul dalam kajian ilmu baik ilmu agama maupun ilmu bidang mereka. Menurut gua, bagi mahasiswa semester awal yang bingung mau kemanakan diri dan karakter kalian, masuk saja ke kumpulan mahasiswa seperti ini, mereka mampu menghasilkan suasana positif didalam kepribadianmu.

Nah karakter yang kedua nih adalah karakter yang paling gua takutin, karakter menurut gua merupakan "agent of labour" atau mahasiswa separuh buruh. Loh kok buruh? Ada apa dg istilah buruh?
Yuph sebenarnya tidak ada salahnya sih memiliki karakter seperti ini, memiliki karakter pekerja keras memang baik untuk mendapatkan nilai yang paling tinggi atau A/A+. Malah sebaiknya mahasiswa itu memprioritaskan nilainya, yuph. Tapi ada apa dengan karakter buruh ini? Kan gak ada salahnya toh, ngejar nilai tinggi-tinggi untuk ijazah nanti? Ya toh...hehe

Nah gua bahas dari kacamata gua nih guys. Sebenarnya gua tekankan lagi, jadi mahasiswa yang berprioritaskan nilai tinggi itu bagus cuman beberapa dari mereka yang dilatih dari kecil hingga menjelang dewasa oleh sistem pendidikan Indonesia yang menurut gua "the worst education sytem on earth 😂" yaitu sifat yang membunuh karakter dan nilai mereka hanya demi untuk mendapatkan A+.

Mereka yang ikut dalam kelas pembelajaran, berusaha menarik perhatian dosen pengajar, entahlah dengan usaha atau pengetahuan dan kecerdasannya merupakan salah satu strategi yang menurut gua masih wajar, yah sebagai mahasiswa kita harus punya strategi pembelajaran. Terus apa yang salah dari sini? Nah ini dia salah satunya adalah mahasiswa yang menjadi mahasiswa yang mengatakan "abs, asal bapak/ibu senang". Semua yang dikatakan oleh dosen pengajar di iyakan, atau bahkan walaupun ada yg bertentangan dengan pemikiran mereka, mereka tetap iyakan karena takut jika menyanggah dosen tersebut akan mendapat "bad mark" oleh dosen yang mengajar, nah sudah mulai terlihat kan kebobrokannya, demi A+ mereka merelakan menutupi nilai-nilai yang selama ini dia anut karena takut untuk mendapat nilai rendah. Paraahhh 😅

Bukan hanya itu, biasanya mahasiswa yang memiliki karakter seperti ini "labour character" memiliki kelompok tertentu dan bergaul seperti agent, yah agen FBI Kali yeee haha

Nah didalam pengerjaan tugas, tipe mahasiswa labour akan berusaha mengumpulkan info sebanyak mungkin dan mengedarkan info tersebut hanya kepada kelompoknya.  Mereka enggak akan atau amit amit membagikan info yang menurut mereka penting ke khalayak ramai atau dalam group kelas kalian.

Mahasiswa ini jika diberikan tugas akan menghalalkan segala cara hanya untuk mendapatkan predikat A+, didalam kepalanya...mungkin mahasiswa tipe ini memiliki kacamata A+ dimana A+ adalah surga bagi mereka apapun prosesnya baik atau buruk.

Mereka para mahasiswa labour akan tidak segan-segan menjatuhkan mahasiswa lain bahkan teman sekelasnya hanya untuk mendapat predikat A+

Sedangkan dalam pergaulan sehari-hari mereka terlihat sebagai teman yang biasa biasa saja.

Sebenarnya dari pengamatan gua sih, mahasiswa tipe seperti ini dulunya adalah siswa SMA yang memiliki skill atau kemampuan bidang yang tidak menonjol, nah setelah melihat situasi dilapangan (perkuliahan) yang mereka pikir kurang ketat seperti dulu, jadi akhirnya mereka memutuskan untuk menjadi yang terdepan dengan modal pengetahuan dan skill yang apa adanya, namun dengan semangat yang tinggi dan kehausannya akan cita cita mereka waktu SMA yang terpendan yaitu dengan berusaha menjadi yang terbaik walau dg cara yang menurut gua buruk sekali pun.

Apa yang perlu di contoh dari mahasiswa labour seperti ini? Yah yang paling perlu kalian contoh dari mahasiswa seperti ini hanya SEMANGAT mereka yang sangat tinggi....namun strategi mereka yang menurut gua worst banget alias busuk.
 Yah walaupun gua dulunya adalah orang yang terbutakan oleh A+, namun dengan menulis artikel ini, saya pun mulai tersadar dari mereka mahasiswa yang jujur dan betul betul menempuh jalan yang normal normal ajaa... gua melihat kebahagiaan dari mereka yang memprioritaskan skill dan pengetahuan selama kuliah dibanding hanya nilai A+ dan A+.

Mahasiswa tipe labour hanya akan menghasilkan mahasiswa dengan ijazah A+ namun low skill atau bahkan lebih buruknya gua bilangin mereka Unskilled banget! Pada akhirnya mereka akan sadar bahwa selama 4 tahun usaha mereka sia-sia dan hanya menghasilkan output dalam bentuk kertas, iyah kertas yang mereka kejar selama ini tanpa hasil yang melekat di otak dan hati mereka yaitu skill, pengetahuan dan nilai-nilai baik yang mereka abaikan selama proses kuliah kemarin. Sungguh malang...

Jadi, terserah dari sobat sobat mahasiswa aja nih mau masukin karakter dan kembangkan karakter yang mana, itu adalah hak kalian para mahasiswa.

Saya pun menulis artikel ini bukan berarti adalah orang yang gak pernah ngelakuin hal tersebut, namun merupakan orang yang pernah buruk dan berusaha untuk menjalani jalan yang baik dan menyadarkan mereka para calon pembangun negara ini, bahwa Indinesia tidak butuh dibangun oleh manusia manusia A+ dalam kelas, tapi mareka yang akan memimpin Indonesia adalah mereka yang ikhlas belajar selama masa kuliahnya dan berlajar dari semua pengalaman dan manusia. Mereka adalah calon pemimpin bangsa ini, iya, betul, calon pemimpin Besar !

Kita semua akan menjadi pemimpin besar!

Salam mahasiswa!

Pendidikan dasar di Indonesia, perlu gak dibenahi?

Posted by Sutami Suparmin Sunday, August 7, 2016 0 comments


Hi friend, baru punya waktu lagi nih untuk nge-post dan nulis artikel di blog.
Kemarin gua habis liburan nih, yah mumpung masih libur kuliah jadi gua sempetin tuh liburan ke rumah keluarga gua di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. Yah sebagai rutinitas gua kalo liburan pasti selalu bawa alat pancingan gua nih, kebetulan hoby gua memang suka mancing.

Jarak dari rumah gua ke Barru tuh sekitar 160 kilometer, jadi perjalanannya dari kota Makassar ke Barru itu sekitar 2 jaman lah dengan naik motor, tapi lo bisa kok lebih cepat dari itu, yah naik naga indosiar, tapi gua gak yakin kalo kabupaten Barru punya tempat pendaratan naga 😂

Di perjalanan tuh gua melewati 2 kabupaten yaitu kabupaten Maros yang jalanannya ancur banget ora karukaruan. Setelah Maros, kita akan melewati kabupaten Pangkep dan setelah itu masuk kabupaten Barru. Jalan di Pangkep tuh lumayan Bagus sih, setiap kabupaten juga memiliki khas masing masing seperti di Pangkep yang terkenal dengan oleh-oleh dange dan jeruk Balinya (eh jeruk Pangkep sih, soal nya jeruknya memang bukan dari Bali).

Nah setelah melewati dua kabupaten itu, sekarang kita memasuki wilayah kabupaten Barru nih gaes.... Sepanjang jalan dari Makassar ke Barru menurut gua cuman ada satu kabupaten yang memiliki kualitas jalan poros setara dengan jalan tol, yaitu kabupaten Barru. Salut sama kepala dinas PU dan pemerintah kabupaten Barru 👏

Nah sebenarnya bukan itu yang ingin gua bahas, tapi selama perjalanan gua nih yang lewatin banyak tantangan di jalan Raya atau highway (eaaa sok bahasa inggris)

Jadi dari perjalanan gua dari Makassar ke Barru itu yang bikin gua sampai berfikir bahwa ternyata banyak hal yang perlu dibenahi oleh diri kita sendiri sebagai bangsa yang terkenal kurang teratur dan kurang disiplin ini. Yah sorry yah kalo gua bilang kayak gitu, gua juga soalnya kayak gitu dan gua itu bangsa Indonesia wkwk... Tapi semua orang tau kok kalo orang Indo memang gitu, yang gak setuju silahkan koment di bawah yaaa

Nah gua mau bahas sedikit soal keteraturan dan kedisiplinan kita di jalan Raya nih bagi pengguna kendaraan bermotor.

Beberapa masalah yang sering kita jumpai adalah kurang beretika di jalan Raya, yah biasanya anak muda sekarang suka bilang lambung kanan lambung kiri eaaa (dasar jomblo, eh lo aja kali)

Seakan kepedulian kita sebagai pengguna jalan sangat kurang bahkan sangat egois dan mementingkan kepentingan kita sendiri.

Beberapa pelanggaran lainnya seperti tidak taat rambu lalu lintas, ugal ugalan di jalan, asal belok kiri dan kanan juga yang paling sering tuh yang bikin gua paling sebel dengan pengendara yang langsung masuk jalur tanpa berhenti terlebih dulu atau klakson terlebih dulu. Seakan akan kalo mereka yang punya jalan, yah okelah kalo lo nganggep tuh jalan warisan nenek moyang lo dulu... Tapi tolong deh, aturan tetap berlaku.

Pasti banyak yang teman teman risaukan dan mungkin pernah alami. Apalagi nih yeh ada istilah "the power of emak emak" 😂 yah emak emak gitu loh...

Nah banyak sih sebenarnya yang gua ingin utarakan tentang aturan lalu lintas tapi yang paling ingin gua bahas nih soal aturan mayor-minor di jalan Raya, dimana pada persimpangan jalan, pengguna jalan pada jalan yang lebih lebar dan besar itu berhak untuk tidak berhenti dan meneruskan laju kendaraannya sedangkan jalan yang lebih sempit dan rapet (eeh kok jadi iklan pembersih daerah k********n) memiliki kewajiban untuk berhenti.

Nah tapi pada kenyataannya dijalan Raya malah sebaliknya, yang mayor malah berhenti dan si minor nih yang merasa gak bersalah langsung ngerebut jalurnya si mayor, sakit hati bukan?? 😒 (bagaikan lo udah jalan ama cewek lo nih selama 3 tahunan, trus lo ditikung gitu...mblo mblo)

Nah kita kembalikan lagi ke diri kita sendiri dan ke kampung halaman (apasih)

Sebenarnya gua maklumin kalo pengguna jalan di Indonesia kayak gitu, dari 100% pengguna, cuman ada beberapa persen doang yang punya pendidikan tinggi dan itupun gua gak berani jamin yang memiliki pendidikan tinggi taat di jalan Raya. Cape deh...

Yah kali gua sih kembalikan saja kepada sistemnya, mulai dari sistem yang berlaku di jalan Raya sampai di pendidikan dasarnya.
Loh kok gua langsung nyungging pendidikan dasar di Indonesia.

Yah walaupun menurut kalian gaes gak nyambung, tapi gua akan nyambungin kok 😂

Nah menurut gua, di sistem pendidikan dasar di indonesia, perlu adanya kurikulum yang mengajarkan tentang pengetahuan umum dan pengetahuan berlalu lintas. Indonesia itu Negara hebat, baru kelas 5 SD udah diajarin yang susah susah seperti perhitungan rumit yang bikin pusing anak setara mereka. Padahal menurut gua gak perlu pada usia seperti itu, mereka langsung diajarin materi yang membuat mereka tertekan dan harus merenggut waktu bermain mereka. Apalagi ini pendidikan dasar, dimana mainset eh maksud gua mindset mereka dibangun.

Coba kita melirik Negara Jepang, salah satu Negara dengan sistem pendidikan 10 terbaik dunia. Di sekolah dasar mereka tidak diajarkan bagaimana cara menyelesaikan hitungan rumit. Tapi mereka diajarkan untuk jujur dan berintegritas mulai dari usia dini, mereka diajarkan hal hal yang dianggap tidak perlu di Indonesia seperti diajari ngantri dan saling menghargai.

Nah, itu dia. Sebenarnya menurut gua gak perlu pada kurikulum dasar SD dimasukin hal hal rumit. Cukup bangun karakter calon generasi menjadi lbih baik dan berintegritas. Seperti memasukkan kurikulum berlalu lintas di jalan, pengetahuan umum, pelajaran moral dan agama itu sudah cukup untuk membangun Indonesia yang lebih baik dari pada gedenya jago hitung hitungan tapi ujung ujungnya jadi kuruptor dst...

Thanks yah udah membaca artikel ini, having fun. Maaf kalo ada kata yang kurang enak dan kurang sedap 😂

Silahkan share atau koment dibawah

Salam..

Download Naruto Movie's Soundtracks

Posted by Sutami Suparmin Sunday, July 14, 2013 2 comments

Hello, welcome to my blog.
Kali ini saya berkesempatan untuk mengupload lagu-lagu soundtrack dari Naruto Shipudent yang ada sekitar lebih dari belasan soundtrack. Tujuannya mungkin tidak lain hanya ingin berbagi dengan anda para pecinta film Naruto dan mungkin bisa dibilang fanatic banget dengan film animasi dari Jepang ini, bukan hanya itu, saya juga berinisial mengupload soundtrack ini karena saya melihat masih kurang ataupun masih jarang orang-orang para bloger yang memosting soundtrack secara lengkap dan terperinci seperti yang saya posting, dan itupun kalo ada sih yah pasti cuma diboongin sama yang punya blog. 
Makanya jika teman-teman ingin mencari soundtrack atau bisa juga dengan merequest dengan cara berkomentar di postingan ini.
Adapun soundtrack Film Animasi Naruto beserta linknya yang saya posting di baawah ini :

Hasil Seleksi Olimpiade Sains Provinsi 2013 SMA

Posted by Sutami Suparmin Monday, July 8, 2013 3 comments
Selamat Yah buat yang lolos Olimpiade Nasional 2013 SMA. Ini adalah ajang terbesar se-Indonesia yang kalian harus berusaha membuat yang terbaik. Yang belum lolos bersabarlah, karena Allah melihat ada yang paling terbaik selain ini, tetap sabar *termasuk Saya
Selamat berjuang di Bandung, buat yang belum liat peserta yang lolos, bisa didownload disini >>
Hasil Seleksi Olimpiade Sains Provinsi tahun 2013 SMA

Hasil Seleksi Olimpiade Sains Provinsi Tahun 2013 Tingkat SMA

Teradisi Mappalili di Kecamatan Pangkajene

Posted by Sutami Suparmin Friday, January 25, 2013 6 comments

Mappalili / Appalili Dalam Pangkajene
        
Rangkaian Mappalili / Appalili kegiatan yang dilakukan di Kalompoang rumah di Jagong. Sejak dari 1.824 tahun dan berakhir pada tahun 1960 tahun. Pada masa pemerintahan Miuri Andi Daeng Lulu (Karaeng Pangkajene predikat berakhir sejak perubahan SISTEM pemerintah dari "Karaeng" untuk "Camat"). Setelah beberapa tahun kemudian, maka pusat kegiatan Mappalili atau Appalili ada di Pacce'lang pada Siang kerajaan lokakarya dan aktif dilaksanakan sampai sekarang.
         
Mappalili / Appalili pelaksanaan akan diselenggarakan di Balla Kalompoang selama lima hari dan lima malam. Tapi, setelah implementasi di Siang kerajaan lokakarya di Pacce'lang. Poeple Banyak pertimbangan untuk efisien waktu dan biaya, sehingga poeple hanya diadakan ritual dalam 2 hari tanpa kehilangan nilai-nilai budayanya.
        
Proses acara sebagai berikut:
        
Hari pertama:- Pada pukul 11.30 O'clock, Attangngallo (terdengar drum) diadakan di Kalompoang Balla 'di Jagong.- Pukul 17.30 pukul mendekati malam, Assa'ra Allo dengan drum.- Pada pukul 20.00 setelah isya berdoa, masyarakat akan diadakan acara tersebut adalah Attoeng, setiap gadis menggunakan Baju Bodo. tarian adat tersebut adalah Pakkarena Tari dan Bura'ne (adat fungsionaris dan pencak silat). Dalam hal memberikan kue tradisional kemudian tinggal di atas tadi malam.
Kedua Hari:Setelah fajar berdoa, Mappalili / Appalili akan diselenggarakan dari pinati dan diikuti dari Palili Pribadi yang berjumlah 41 poeple.Pada pukul 05:30 pagi, para comunities dari Palili akan menyingkirkan Karaeng - sekarang adalah Camat Balla Kalompang (di rumah cutom di Jagong). Tapi sekarang Siang kerajaan lokakarya di Pacce'lang. Para comunities goto Kalompoang lapangan (Nitu) di Pacce'lang. Kelompok ini dipimpin oleh Pinati, dalam perjalanan ke lokasi Palili. Pinati dipayungi oleh anggota Palili,, bersama dengan cara masyarakat nyanyian slogan dengan nada meminta untuk Pinati:- Toroji?- Jombeji?- Coppongji?
Dan kemudian pinati akan memberikan answear seperti "Abai"- Toroji- Jombeji- Coppongji-Artinya adalah, berbulir panjang, konten kompak dan tumbuh.Setiap harapan masyarakat bahwa hasil panen melimpah.Kelompok Mappalili / Appalili sebagai berikut:
            
Depan bendera kerajaan Siang yang memiliki warna putih dengan empat bendera di sampingnya adalah:
- Bendera warna hitam memiliki makna adalah - (labolong) Anrong appaka.- Bendera warna merah memiliki makna adalah - Barani risibatua -. Bendera warna kuning memiliki makna adalah - bendera rilesang.- Bendera Warna hijau memiliki makna adalah - Pabbicara risengkae.Diikuti oleh berturut-turut:- 6 poros tombak- Padi- Pinati- Satu set peralatan bajak (pusaka)- 2 ekor Kerbau- Masyarakat

kelompok palili selalu diikuti oleh suara drum.

            
Setelah kembali dari lokasi palili, kelompok makan bersama-sama dengan songkolo na Palopo dan minuman.
            
Ada dua pinati, satu laki-laki nama pinati adalah Ya Rake masih aktif dan Toa 'Bado (sudah mati). Salah satunya adalah gadis nama pinati ini Yacce Mengambil masih aktif. Pinati diambil dari hasil konsultasi publik. Setiap pinati mempunyai tugas masing-masing.

Contoh Aransement Ayam Den Lapeh

Posted by Sutami Suparmin Tuesday, December 11, 2012 4 comments
Hai kawan........
Selamat Datang dan selamat berjumpa lagi di Blogku.


Kali ini saya akan memposting suatu yang berhubungan dengan Karya Seni Musik Nusantara yaitu Aransement Lagu Ayam den Lapeh Versi Kelompok Belajarku.
Sebelumnya saya mau bercerita sedikit tentang salah satu mata pelajaran yang ada disekolahku dan bisa dibilang ini adalah mata pelajaran unik menurutku. Mengapa saya mengatakan demikian ?
Jawabannya adalah karena mata pelajaran yang ada di sekolahku @ ( SMA NEGERI 2 PANGKAJENE ) ini adalah mata pelajaran non-Eksak dengan nama Mapel yaitu Seni Budaya. Eits jangan tertawa dulu,seni budaya yang diajarkan disekolahku beda Loh dari sekolah lain. Mata pelajaran yang dibimbing oleh M.Nur,S.Pd ini adalah mata pelajaran dengan dasar mengenal seni musik Nusantara,baik itu tradisional maupun nontradisional. Didalam mata pelajaran ini kita diajari semua mengenai musik baik itu teori maupun Peraktik. Nah karena itu semua siswa dari sekolahku pasti pintar bernyanyi maupu teori musik.

Dari pada banyak bicara,mendingan saya langsung saja berikan linknya untuk download hasil Aransement Kelompok Belajarku tentang Lagu Tradisi Nusantara yaitu Aransement Ayam Den Lapeh,

Langsung saja klik link dibawah ini :

Labels

Blogumulus by Roy TanckandAmanda Fazani

Feed my Fish ^.^

Yuk Gabung Disini !!

Adsense Indonesia

Site Info

Followers